da March 2016 | BorneoS.F

Recodryl Injeksi

Recodryl Injeksi

Recodryl Injeksi


Komposisi
Tiap ml mengandung :
Diphenhydramine           10 mg


FARMAKOLOGI RECODRYL
Merupakan antihistamin dengan efek antikolinergik dan sedatif, bekerja dengan cara menghambat histamin secara kompetitif.


INDIKASI
Penyakit penyakit alergi, mabuk perjalanan dan parkisonisme, jika terapi oral tidak memungkinkan.


ATURAN PAKAI
Dosis harus diesuaikan kebutuhan dan respon penderita :
Anak - anak      : 5 mg/kg BB dalam dosis terbagi 4, dosis maksimum 300mg / hari.
Dewasa             : 10 - 50 mg, dosis maksimum 400 mg/hari.
Cara Pemberian : Intravena dan Intramuscular.


EFEK SAMPING
Umum : urtikaria, ruam, syok anafilaktik, fotosensitif, perspirasi berlebihan, kering di mulut, hidung dan tenggorokan.
Sistem Kardiovaskular : hipotensi, sakit kepala, palpitasi, takikardia, ekstrasistolik.
Sistem hematologik : anemia hemolitik, trombositopenia, agranulositosis,
Sistem Syaraf : sedasi, mengantuk, gangguan koordinasi, letih, kebingungan, eksitasi, gugup, tremor, iritabilitas, insomnia, euforia, paraestesia, penglihatan kabur, diplopia, vertiga, tinutus, labirintitis akut, neuritis, konvulsi.
Sistem saluran pencernaan : anoreksia, mual, muntah diare, konsitpasi.
Sistem saluran urin : sulit buang air kecil, retensi urin.


KONTRAINDIKASI
bayi prematur atau bayi yang baru lahir.
Wanita menyusui
Hipersensitif terhadap Diphenhydramine HCl atau Antihistamin lain, yang memppunyai struktur kimia serupa.


PERINGATAN DAN PERHATIAN.
Hati hati pemberian pada pasien dengan glaukoma sudut sempit, tukak lambung, obstruksi, leger kandung kemih.
Tidak dianjurkan pemberian pada bayi dan anak anak dibawah 2 tahun, keadaan overdosis menyebabkan halusinasi, konvulsi atau kematian.
Hati hati pemberian pada pasien dengan riwayat asma bronkial, meningkatkan tekanan intraokular, hipertiroidisme, penyakit kardiovaskuler dan hipertensi.
Selama mengkonsumsi obat ini sebaiknya :
- Mengemudikan kendaraan atau mealkukan pekerjaan yang memerlukan konsterrasi penuh.
- minum alkohol dan obat lain yang menyebabkan depresi susunan syaraf pusat atau obat penenang karena      dapat menambah efek kantuk
Pemberian pada wanita hamil hanya jika benar benar diperlukan
Pada usia lanjut dosis harus diturunkan.


INTERAKSI OBAT
Pemberian bersama dengan alkohol dan depresan susunan syaraf pusat (hipnotik, sedatif, dan tranquilizer) menyebabkan efek aditif.
Inhibitor MAO dapat meningkatkan dan memperpanjang efek antikolinergik antihistamin.


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu dibawah 25 C dan kering, terlindung dari cahaya.


KEMASAN
dos isi 10 vial @ 10 mL