da November 2015 | BorneoS.F

obat Comtusi Forte kapsul


COMTUSI forte

Oxomemazine, guaifenesin.
Kapsul

obat Comtusi forte Kapsul - merupakan obat gejala batuk karena alergi, dan ekspektoran.


KOMPOSISI
Comtusi Forte Kapsul :
Setiap kapsul mengandung :
Oxomemazine                           3,34 mg
Guaifenesin                             66,66 mg


CARA KERJA OBAT
Oxomemazine bekerja sebagai antihistamin.
Guaifenesin bekerja membantu mengeluarkan dahak dengan cara mencairkan sekresi bronchi.


INDIKASI
Untuk meringankan gejala batuk karena alergi, batuk berdahak.


DOSIS
Untuk Forte Kapsul;
Dewasa dan anak anak dengan berat badan > 40 kg (umur > 12 tahun) :
4 kali sehari 1 kapsul.


KONTRAINDIKASI
Tidak boleh digunakan pada penderita yang alergi terhadap obat ini.


EFEK SAMPING
-         Mengantuk, pusing, sakit kepala, mula, muntah diare,
-         Efek samping ini akan berkurang setelah beberapa hari pengobatan.


PERINGATAN
-         Selama minum obat ini, minum alcohol harus dihindari, sertatidak boleh menendarai kendaraan atau menjalankan mesin mesin berat.
-         Pada penderita gangguan fungsi ginjal, pengobatan dalam jangka waktu panjang harus dengan pengawasan dokter.
-         Tidak diajurkan untuk anak anak dibawah 2 tahun.
-         Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati.


PENYIMPANAN
Simpan di bawah suhu 300C


JENIS OBAT
Obat Keras.


KEMASAN
Box, 3 strip @ 10 kapsul

obat Inpepsa suspensi


INPEPSA

Sucralfate 500 mg / 5 ml
SUSPENSI

obat Inpepsa - merupakan obat untuk ulkus duodenum, maag


KOMPOSISI
Tiap 5 ml suspense mengandung :
Sukralfat                                                                       500 mg


FARMAKOLOGI
Sukralfat adalah suatu kompleks yang dibentuk dari sukrosa oktasulfat dan polialumunium hidroksida.
Aktivitas sukralfat sebaga anti ulkus merupakan hasil dari pembentukan kompleks sukralfat dengan protein yang membentuk lapisan pelindung menutupi ulkus serta melindungi dari serangan asam lambung, pepsin, dan garam empedul.
Percobaan laboratorium dan klinis menunjukkan bahwa sukralfatenmenyembuhkan tukak dengan dengan tiga cara :
1.      Membentuk kompleks kimiawi yang terikat pada pusat ulkus sehingga merupakan lapisan pelindung.
2.      Menghambat aksi asan , pepsin dan garam empedu.
3.      Menghambat difusi asam lambung menembus lapisan film sukrafat-albumin.

Penelitian menunjukkan bahwa sukralfat dapat berada dalam jangka waktu lama dalam saluran cerna sehingga menghasilkan efek obat yang panjang.
Sukralfat sangat sedikit terabsobsi disaluran pencernaan sehingga efek samping sistemik yang minimal.


INDIKASI
Pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada duodenal ulcer.


DOSIS DAN CARA PEMBERIAN
Umumnya bagi orang dewasa adalah :
2 sendok the (mL), 4 kali sehari, sewaktu lambung kosong (1 jam sebelum makan dan tidur).
Pengobatan harus dilanjutkan, kecuali apabila pemeriksaan endoskopi atau sinar-x telah memperlihatkan kesembuhan.


PERINGATAN DAN PERHATIAN
Inpepsa harus diberikan secara hati hati pada pasien gagal ginjal kronis dan pada pasien dialysis

Penggunaan Inpepsa selama kehamilan hanya dilakukan jika benar benar diperlukan.

Inpepsa harus diberikan secara hati hati pada wanita yang sedang menyusui

Jika diperlukan, antasida dapat diberikan dalam jangka waktu ½ jam sebelum atau sesudah pemberian Inpepsa.

Keamanan dan efektivitas pada anak anak belum dapat ditetapkan.


EFEK SAMPING
Terjadinya efek samping sangat jarang, yang relative sering dilaporkan hanya konstipasi dan mulut terasa kering. Keluhan lainnya adalah diare, mual, muntah, tidak nyaman di perut, flatulent, pruritus, rash, mengantuk, pening, nyeri pada bagian belakang dan sakit kepala.


KONTRAINDIKASI
Tidak diketahui kontraindikasi penggunaan sukralfat.


INTERAKSI OBAT
Inpepsa dapat mengurangi absorbs atau bioavailabilitas obat obatan : simetidin, ciprofloxacin, digoxin, ketokonazol, norfloxacin, fenitoin, ranitidine, tetracyclin, dan teofilin, sehingga obat obatan tersebut harus diberikan dalam waktu 2 jam sebelum pemberian inpepsa.


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu dibawah 300C, terlindung dari cahaya.


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
Botol isi 100 mL dan 200 mL, suspensi 

Imboost Kids sirup


IMBOOST KIDS

Sirup

obat Imboost kids - merupakan obat untuk memelihara daya tahan tubuh


KOMPOSISI
Tiap 5 ml mengandung :                                                            % AKG
Enchinacea purpurea herb dry extract                250 mg              -
Zn Picolinate                                                         5 mg              8,3 %


KEGUNAKAN
Membantu memelihara daya tahan tubuh.


ATURAN PAKAI
Dewasa : 3 kali sehari 5 mL
Anak anak :
Di bawah 2 tahun          : sesuai anjuran dokter.
2 – 6 tahun                   : 1 -2 kali sehari.5 mL
Diatas 6 tahun               : 3 kali sehari 5 mL


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi
-         Tidak dilanjutkan digunakan lebih dari 8 minggu.
-         Hindari penggunaan pada wanita hamil dan menyusui.
-         Konsultasikan dengan dokter jika digunakan bersama obat lain
-         Mengandung pemanis buatan sucralose.


INTERAKSI
Tidak boleh digunakan bersama dengan produk immunosupresan.


KONTRAINDIKASI
Tidak boleh digunakan oleh penderita sclerosis multiple, penyakit kolagen, leukositosis, tuberculosis AIDS, dan penyakit autoimun.


EFEK SAMPING
Walau sangat jarang terjadi, pada dosis tinggi menyebabkan gangguan perut ringan atau reaksi alergi.


KEMASAN
Box, botol @ 60 ml
Box, botol @ 120 ml

obat Comtusi sirup


COMTUSI

Oxomemazine, guaifenesin.
Sirup

obat Comtusi sirup - merupakan obat batuk


KOMPOSISI
Comtusi Sirup :
Setiap sendok takar (5mL) mengandung :
Oxomemazine                           1,65 mg
Guaifenesin                               33,3 mg


CARA KERJA OBAT
Oxomemazine bekerja sebagai antihistamin.
Guaifenesin bekerja membantu mengeluarkan dahak dengan cara mencairkan sekresi bronchi.


INDIKASI
Untuk meringankan gejala batuk karena alergi, batuk berdahak.


KONTRAINDIKASI
Tidak boleh digunakan pada penderita yang alergi terhadap obat ini.


EFEK SAMPING
-         Mengantuk, pusing, sakit kepala, mula, muntah diare,
-         Efek samping ini akan berkurang setelah beberapa hari pengobatan.


PERINGATAN
-         Selama minum obat ini, minum alcohol harus dihindari, sertatidak boleh menendarai kendaraan atau menjalankan mesin mesin berat.
-         Pada penderita gangguan fungsi ginjal, pengobatan dalam jangka waktu panjang harus dengan pengawasan dokter.
-         Tidak diajurkan untuk anak anak dibawah 2 tahun.
-         Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati.


DOSIS
Untuk sirup ;
Dewasa dan anak anak dengan berat badan lebih dari 40 kg (umur > 12 tahun) :
4 kali sehari 2 sendok takar (10 mL)
Anak anak berdasarkan berab badan (1 mL sirup per kg bb/hari) yaitu :
-         Berat badan 10 – 20 kg (umur 2 s/d 6 tahun : 2 – 3 kali sehari 1 sendok takar (5 mL)
-         Berat badan 20 – 30 kg (umur 6 s/d 10 tahun) : 2 – 3 kali sehari 2 sendok takar (10 mL)
-         Berat badan 30 – 40 kg (umur 10 s/d 12 tahun) : 3 – 4 kali sehari 2 sendok takar (10 mL)


PENYIMPANAN
Simpan di bawah suhu 300C


JENIS OBAT
Obat Keras.


KEMASAN
Box, botol @ 60 mL
Box, botol @ 100 mL

obat Trifed tablet


TRIFED 
tablet

KOMPOSISI
Tiap tablet mengandung :
Triprolidine HCl                                    2,5 mg
Pseudoepherine HCl                             60 mg

Obat Trifed tablet - merupakan obat untuk menanggulangi


KHASIAT
TRIFED tablet mengandung Triprolidine HCl yang merupakan suatu antihistamin dan digunakan untuk menghilangkan gejala gejala alergi.
TRIFED tablet juga mengandung Pseudoefedrin HCl yang merupakan suatu simpatomimetik amin, dan mempunyai cara kerja seperti pada Ephedrine HCl, digunakan bronkodilator dan vasokontriktor perifer, dipakai dalam TRIFED tablet untuk menghilangkan kongesti nasal dan bronkial.


INDIKASI
Untuk meringankan gejala flu, karena alergi pda salruan pernafasan bagian atas sperti hidung tersumbat, bersin, gatal pada hidung.


ATURAN PAKAI
Dewasa dan anak anak diats 12 tahun : 1 tablet 3 kali sehari

KONTRAINDIKASI
-         Penderita yang hipersensitif terhadap Pseudoephedrine atau Triprolidine atau simpatomimetik amin lainnya.
-         Penderita hipertensi dan yang mengalami pembesaran prostat
-         Penderita yang diobati dengan penghambat MAO.
-         Penderita yang sedang mendapat serangan asma, penderita glaucoma, hipertiroidisme, penyakit jantung dan diabetes.

EFEK SAMPING
-         Mengantuk
-         Pusing
-         Gangguan saluran pencernaan
-         Kadang kadang mulut terasa kering
-         Gangguankoordinasi, tremor penghlihatan kabur, letih


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Selama minum obat ini tidak boleh megnendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
-         Keamanan penggunaan pada wanita hamil dan menyusui belum diketahui denganpasti
-         Hati hati penggunaan pada penderita disungsi ginjal datau hati
-         Tidak dianjurkan untuk anak anak dibawah 2 tahun
-         Hentikan penggunaan obat bila terjadi sukar tidur jantung berdebar atau pusing
-         Jangan melampaui dosis yang dianjrukan
-         Bagi yang menerima injeksi allergen tidak boleh menggunakan obat ini
-         Selama minum obat ini jangan minum alcohol,obat penenang, danobat lain yang menyebbkanrasa kantuk.


INTERAKSI OBAT
Alcohol dan obatobat sedative lainya dapat meningkatkan efek sedasi dan depresi SSP dari antihistamin (triprolidine HCl)


PENYIMPANAN
Simpan dibawah suhu 300C
Terlindung dari cahaya


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
Kotak berisi 5 strip @ 10 tablet



obat Tremenza sirup

BORNEOSF

TREMENZA Sirup

Pseudoefedrin HCl
Triprolidine HCl

obat tremenza sirup - merupakan obat untuk menanggulangi pilek


KOMPOSISI
Sirop  : Tiap tablet mengandung :
 Pseudoefedrin HCl 30 mg
 Triprolidin HCl  1,25 mg


FARMAKOLOGI
TREMENZA merupakan kombinasi antara Pseudoefedrin suatu dekongestan nasal dan Triprolidin suatu antihistamin
Psudoefedrin adalah suatu amin simpatomimetik yang bekerja pada reseptor alfa-adrenergik dalam mukosa saluran pernafasan sehingga menghasilkan vasokontriksi.
Snyawa ini juga untuk sementara mengurangi  pembengkakkan karena inflamasi pada membrane mukosa sehingga melancarkan jalan nafaas pada hidung.
Kerjanya pada pembuluh darah salruan pernafasan baagian atas lebih spesifik dibandingkan dengan pembuluh darah sistemik.
Triprolidin adalah suatuantihistamin yang bekerja sebagai antagonis reseptor histamine H1 dalam pengobatan alergi pada sel efektor.
TREMENZA diabsopsi dengan baik dari saluran pencernaan sesudah pemerian oral dan digunakan pada penderita rhinitis vasomotor atau otitis media serosa dengan kongesti tuba eustachius.


INDIKASI
TREMENZA diindiaksikan untuk meringankan gejala gejala flu karena alergi pada salruan pernafasan bagian atas yang memerlukan dekongestan nasal dan antihistamin


DOSIS
Dewasa :
10 ml, 3 – 4 kali sehari.

Anak anak :
6 – 12 tahun : 5 ml , 3 – 4 kali sehari.
2 – 5 tahun   : 2,5 ml, 3 – 4 kali sehari


KONTRA-INDIKASI
- Jangan diberikan untuk penyakit saluran nafas bagian bawan termasuk asma.
- Hipersensitivitas terhadap obat ini
- Pada penderita dengan gejala hipertensi, glaukoma, diabetes mellitus, penyakit arteri koroner dan pada terapi dengan penghambata monoamine oksidase


EFEK SAMPING
- Mulut , hidurng dan tenggorokan kering
- Sedasi, lusing : gangguan koordinasi, tremor, insomnia, halusinasi, tinnitus
- Antihistamin dapat menebabkan psusing, rasa kantuk, mulut kering, penglihatan kabur rasa letih, mual, sakit kepala atau gelisah pada beberapa penderita..


PERHATIAN
- Hati hati bila megnendarai kendbermotor atau menjalankan mesin.
- Karena efeknya pada bayi belum diketahui, maka peberian pada wanita hamil dan menyusui harus sesuai petunjuk dokter.
- Jangan melebihi dosis yang dianjurkan
- Bila gejala belum hilang atau timbul demam dalma waktu 2 hari pada dokter
- Tidak dianjurkan untuk anak dibawah 2 tahun kecuali atas petunjuk dokter.
- Hentikan penggunaan obat jika terjadi sukar tidru, jantung berdebar debar atau pusing
- Bagi yang menerima injeksi allergen, tidak boleh menggunakan obat ini.
- Selama minum obat ini, jangan minum minuman yang mengandung alcohol, obat penenang dan obatlain yang menyebabkan rasa kantuk.


INTERAKSI OBAT
Penggunaan bersama dengan furazolidon dan penghambat monoamine oksidase dapat menaikkan efek alfa-adrenergik darisimpatomimetik, seperti sakit kepala, krisis hipertensi


JENIS OBAT
Obat Bebas Terbatas


PENYIMPANAN
Simpan di tempat sejuk (15 – 25) 0C dan kering, terlindung dari cahaya.


KEMASAN
Sirop : Botol dengan isi bersih 60 ml

obat Thebron sirup


THEOBRON

Sirop

obat Theobron sirup - merupakan obat untuk menanggulangi gejala asma


KOMPOSISI THEOBRON SIROP
Tiap 15 ml mengandung :
Theophylline                                         130 mg


INDIKASI
Untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial


CARA KERJA OBAT
THEOBRON mengandung Theophylline merupakan turunan metilxantin yang mempunyai efek antara lain merangsang susunan saraf pusat dan melemskan otot polos, tertama bronkus.


ATURAN PAKAI
Dewasa : sehari 3 kali sehari, 1 kapsul atau menurut petunuk dokter


KONTRAINDIKASI
-         Penderita hipersensitif terhadap Theophylline atau derivate xantin.
-         Penderita tukak lambung


PERINGATAN DAN PEHATIAN
-         Hati hati pada penderita hipoksemia, hipertensi atau penderita yang mempunyai riwayat tukak lambung
-         Dapat mengiritasi saluran gastrointestinal
-         Hati hati pemberian pada wanita hamil, menyusui dan anak anak
-         Jangan malampaui dosis yang dianjurkan dan bila dalam 1 jam gejala gejalnya masih tetap atau bertambah buruk, agar menghubungi Puskesmas atau rumah sakit terdekat
-         Hati hati pemberian pada penderita kerusakan fungsi hati,penderita di atas 55 tahun, tertama pria dan pada penderita penyakit paru paru kronik.
-         Bila belum pernah menggunakan obat ini agar berkonsultasikna dahulu ke dokter untuk memastikan bahwa anda menderita astma
-         Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi jantung berdebar debar


EFEK SAMPING
-         Gastrointestinal,misal                 : mual, muntah, diare.
-         Susunan sarafpusat, misal          : sakit kepala, insomnia
-         Kardiovaskuler ,misal               : plpitasi, takikardi, aritmia vetrikuler
-         Pernafasan, misal                      : tachypnea
-         Rash, hiperglikemi


INTERAKSI OBAT
-         Jangan diberikan bersamaan dengan preparat xantin yang lain
-         Cimetidine, Erythromycin, Troleandomycin, dan kontrasepsi oral dengan meningkatkan serum Theophylline
-         Ciprofloxacin, Clarithromycin, Norfloxacin, dapat meningkatkan konsentrasiplasma Theophylline
-         Rifampisin, verapamil, diltiazem menurunakn konsentrasi plasma theophylline


JENIS OBAT
Obat Bebas Terbatas


PENYIMPANAN
Simpan di bawah 300C
Terlindung dari cahaya
Jangan disimpan didalam lemari pembeku


KEMASAN
Dus, botol berisi 100 ml netto dilengkapi dengan cup penakar plastic 15 ml


obat Spasminal tablet



SPASMINAL

Tablet
Methampyrone , Papaverine HCl, Belladonna extract

Obat Spasminal - merupakan preparatanalgesik dan spasmolitik yang kuat.


KOMPOSISI
Tiap tablet mengandung :
Methampyrone                                     500 mg
Papaverine HCl                                      25 mg
Belladonna extract                                  10 mg


CARA KERJA OBAT
Methampyrone bekerja sebagai analgetik, diabsorbsi dari saluran pencernaan mempunyai waktu paruh 1 – 4 jam.
Papaverine HCl merupakan relaksan non spesifik yang bekerja secara langsung pada otot polos.


INDIKASI
Untuk Meringankan rasa sakit yang disertai dengan kolik (spasme)


KONTRAINDIKASI
-         Penderita hipersensitif
-         Penderita dengan insufisiensi hati
-         Wanita hamil dan menyusui
-         Penderita dengan tekanan darah sistolik kurang dari 100 mm Hg


DOSIS
Dewasa : jika sakit 1 tablet, berikutnya 1 tablet setiap 6 – 8 jam, maksimum 4 tablet sehari.


OVERDOSIS
Tanda – tanda : penglihatan kabur, tubuh terasa lemah.
Tindakan tindakan overdosis :
-         Kurangi absorbs papaverin dengan pemberian susu atau karbon aktif, lambung dikosongkan dengan menggunakan obat perangsang muntah.
-         Bila perlu hemodialysis dilakukan


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Tidak untuk mengobati sakit oto pada gejala gejala flu, rematik, lumbago, sakit punggung, bursitis, sindroma bahu lengan.
-         Karena dapat menimbulkan agranulositosis yang berakibat fatal, maka sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang terus menerus.
-         Pada pemakaian jangka panjang dapat timbul sindrom meurophaty yang akan berangsur hilang bila obat dihentikan.
-         Hati hati pada penderita yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelaianan darah, gangguan fungsi hati atau ginjal. Perlu dilakukan pemeriksaan uji fungsi hati dan darah pada penggunaan yang lebihlama dari penggunaan untuk megnetsi rasa sakit akut.
-         Pemberian pada wanita hamil dan menyususi hanya jika benar benar diperlukan
-         Keamanan dan efetivitas pada anak belum diketahui denganpasti.
-         Hatihatipmeberian pada penderita glaucoma
-         Pengobatan harus dihentikan jika terjadi hipersensitivitas hati dengan gejala gstroinstestinal, jaundice, eosinophilia atau perubahan nilai tes fungsi hati.


EFEK SAMPING OBAT
-         Reaksi hipersensitivitas : reaksi pada kulit, misalnya kemerahan
-         Agranulositosis
-         Gangguan saluran pencernaan
-         Kadang kadang terjadi hipersensitivitas hati.


INTERAKSI OBAT
-         Dengan levodopa akan menurunkan efektivitas levodopa
-         Calciumblocker : merupakan efek potensiasi karena mempunyai struktur molekus yang sama dengan papaverine.


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu di bawah 300C,
Terlindung dari cahaya


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
BOX, isi 10 strip @ 10 tablet.

obat Renadicac tablet



RENADINAC

Diclofenac Sodium

Obat Renadinac -- merupakan obat NSAID


KOMPOSISI
Renadinac 25 tablet
Tiap tablet mengandung
Diclofenac sodium                    25 mg

Renadinac 50 tablet
Tiap tablet mengandung
Diclofenac sodium                    50 mg


FARMAKOLOGI
Diclofenac sodium merupakan obat anti inflamasi non steroid (NSAIDs) yang memiliki sifat analgesic dan antipiretik.
Diclofenac sodium menghambat aktivitas siklo-oksigenase melalui pengurangan produksi prostaglandin oleh jaringan.


INDIKASI
Renadinac tablet

Pengobatan akut dan kronis gejala gejala rheumatoid artritis, osteoarthritis dan ankilosing spondylitis.


DOSIS
Renadimac tablet
Dewasa 75 – 150 mg sehari : dalam 2 – 3 kali sehari dosis terbagi.
Tablet harus ditelan utuh dengan air, sebelum makan.


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Diclofenac menyebabkan pengikisan lambung dan memperpanjang waktu pendarahan
-         Tidak boleh diberikan selama kehamilan, terutama pada 3 bulan pertama tanpa alasan alasan yang kuat untuk melakukannya.
-         Tidak boleh diberikan pada ibu yang sedang menyusui karea Diclofenac diekskresikan melalui ASI.
-         Tidak cocok diberikan pada anak anak karena efektivitas dan keamanannya belum diketahui dengan pasti.
-         Seperti obat antiinflamasi non steroid lain, dapat terjadi reaksi lergi trmasuk reaksi anafilaktik / ananfilaktoid.
-         Hati Hati penggunaan pada penderita ganggua fungsi hantung, ginjal usia lanjut, pasien yang sedan diobati dengan diuretic, pasien dengan extracellular volume depletion dan penderita porfiria hati.
-         Dilakukan monitoring terhadap fungsi hati.
-         Adanya memicu terjadinya serangan akut asma, shock.


EFEK SAMPING
-         Gastrointersinal : perdarahan gastrointestinal tukak lambung dan usus, perforasi pada pasien penderita tukak lambung dan usus
-         Susunan syaraf pusat : pusing, sakit kepala, myoclonix, encephalopathy, mual, muntah dan kejang.
-         Local : rasa nyeri dan terbakar pada tempat injeksi dan pada kejadian yang terbatas abses dan nekrosis local.
-         Kejadian terbatas : reaksi kulit yang parah (erythema multiforme, Steve-Johnson sindrom, Lyell’s sindroma dan reaksi bolus), rambut rontok dan fotosensitivitas.


KONTRAINDIKASI
-         Aktif atau dicurigai menderita tukak lambung atau pendarahan gastroinstestinal
-         Hipersensitivitas terhadap Diclofenac sodium
-         Pasien asma yangmendapat serangan asma, urticarial atau rhinitis akut dipercepat oleh aspirin dan obat NSAID yang memiliki aktivitas menghambat prostaglandin sintetase.


INTERAKSI OBAT
-         Lithium : Diclofenac dilaporkan meningkatkan konsentrasi lithium plasma dengan mengurangi eksresi ginjal.
-         Digoxin : Diclofenac dilaporkan meningkatkan konsentrasi digoxin dalam plasma, tetapi belum pernah ditemukan tanda klinis terjadinya over dosis
-         Diuretic : Obat NSAID berkemampuan menghambat aktivitas diuretic dan menambah efek diuretic hemat kalium.
-         Methotrexate : harus berhati hati jika Diclofenac dan methotrexate diberikan dalam 24 jam setelah masing masing, karena NSAID dapat meningkatkan kadar methotrexate sehingga toksisitasnya meningkat.
-         Bertambahnya nefrotoksisitas dari siklosporin dapat terjadi melalui efek obat obat antiinflamasi non-steroid pada prostaglandin ginjal.


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu di bawah 300C


KOTAK PERINGATAN
Resiko Kardiovaskuler
-         AINS dapat menyebabkan peningkatan resiko trombotik kardiovaskuler serius infark miokard, dan stroke, yang dapat berakibat fatal. Resiko ini meningkat dengan lamanya penggunaan. Pasien dengan penyakit kardiovaskular atau yang memiliki factor resiko penyakit kardiovaskuler
-         Renadinac dikontraindikasikan untuk pengobatan nyeri peri-operatif pada bedah pintas koroner.

Resiko pada Saluran cerna
-         AINS menyebabkan peningkatan resiko efek samping serius pada saluran cerna, termsuk perdarahan, ulseratif, dan perforasi lambung atau usus, yang dapat berakibat fatal. Efek samping ini dapat terjadi kapanpun selama penggunaan, tanpa adanya gejala peringatan . pasien lansia beresiko lebih besar untuk efek samping serius pada saluran cerna


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
Renadicak 25 tablet

Dus isi 10 strip @ 10 tablet

Renadicak 50 tablet

Dus isi 10 strip @ 10 tablet




obat Pirocam kapsul

Informasi obat di BorNeoSf


PIROCAM

Kapsul


KOMPOSISI

PIROCAM 10

Tiap kapsul mengandung :
Piroxicam 10 mg

PIROCAM 20
Tiap kapsul mengandung :
Piroxicam 20 mg

obat Pirocam - merupakan obat antiinflmasi golongan NSAID


FARMAKOLOGI
Piroxicam adalah antiinflamasi nonsteroid yang mempunyai kekuatan seperti indometasin
Setelah pemberian oral, piroxicam diserap secara lengkap dan konsentrsi maksimum dalam darah dicapai dalam 2 – 4 jam.
Piroxicam mengalami sirkulasi enterohepatik dan waktu paruh dalam plasma ialah kira kira 45jam, sehingga cukup diberi 1 kali sehari.
Obat ini efektif untuk segala macam inflmasi dan memiliki juga khasiat analgesic dan antipiretik namun tidak dibenarkan penggunaanya untuk menurunkan suhu badan.
Seperti obat antiinflamsi nonsteroid yang lain, piroxicam juga dapat menyebabkan iritasi lambung.


INDIKASI
Piroxicam diindikasikan untuk artritis rematik, osteoarthritis, spondylitis-ankilosa, gangguan otot skelet akut.


KONTRAINDKASI
-         Ulkus peptikum
-         Reaksi hipersensitif terhadap obat ini
-         Bila spirin atau obat aniinflamasi lain diketahuimenimbulkan gejala gejala asma, rhinitis, angioedema atau urtikaria.
-         Pasien dengan riwayat polip nasal akibat penggunaan aspirin atau antiinflamasi non steroid lain.


DOSIS
Dosis pada umumnya 20 mg sehari dalam dosis tunggal atau terbagi, tidak boleh untuk jangka wantu lama.
-         Aartritis rematik, osteoarthritis, spondylitis-ankolose : 20 mg sekali sehari
-         Gangguan otot skelet akut  : 20 mg sekali sehariselama 5 – 12 hari.


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Hati hati bila digunakan bersama obat antikoagulan.
-         Hati hati bila diberikan pada pasien dengan riwayat ulkus peptikum dan riwayat penyakit saluran pencernaan bagian atas, penderita harus diawasi karena kadang kadang dapat berakibat fatal.
-         Hati hati bila digunakan pada wanita hamil atau menyusui walakupun tidakada bukti tertogenesis pada penelisitan hewan percobaan dan keamanan pada bayi yang menyusu belum diketahui
-         Hati hati bila diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung, hipertensi atau adanya predisposisi retensi cairan, gangguan fungsi ginjal atauhati.
-         Keamanan penggunaan untuk anak nak belum matap / belum diketahui dengan pasti.


EFEK SAMPING
Efek samping jarang terjadi, kalaupun ada hanya ringan seperti : nyeri kepala, gangguan pencernaan, mual, konstipasi, kembung, diare.
Insiden iritasi lambung dan  ulkus akan meningkat bila diberikan lebih dari 20 mg/hari


JENIS OBAT
Obat Keras


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu di bawah 300C, terlindung dari cahaya


KEMASAN
Kotak berisi 5 blister @ 10 kapsul 

obat Lerzin kapsul


LERZIN kapsul
Cetirizine dihydrochloride

obat Lerzin kapsul - merupakan obat Anti Alergi


KOMPOSISI
Setiap kapsul mengandung Cetirizine dihydrochloride 10 mg


CARA KERJA OBAT
Cetirizine merupakan antihistamin selektif reseptor H1, dengan efek sedative yang rendah pada dosis aktif farmakologi dan mempunyai sifat tambahan sebagai antialergi.
Cetirizine menghambat pelepasan histamine pada fase awal dan mengurangi migrasi sel inflamasi.


INDIKASI
Untuk pengobatan parenial rhinitis, alergi rhinitis yang bersifat musiman dan uritkaria idiopatik kronis.


DOSIS
Dewasa dan anak anak  diatas 12 tahun : 1 x sehari 1 kapsul


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-  Tidak dianjurkan meminum obat pada pasien yang sedang megnendarai kendaraan bermotor dan mengoperasikan mesin.
-         Penyesuaian dosis perlu dilakukan jika diketahui adanya gangguan fungsi ginjal.
-         Hati hati penggunaan pada anak anak di bawah usia 2 tahun.


EFEK SAMPING
-         Cetirizine mempunyai efek samping yang lemah dan bersifat sementara antara lain : sakit kepala pusing, rasa kantuk, agitasi, mulut kering da rasa tidak enek pada lambung
-         Pada beberapa individu, dapat terjadi reaksi hipersensitivitas termask reaksi kulit dan angioedema.

KONTRAINDIKASI
-         Wanita hamil dan menyusui
-         Bayi dan anak anak bermumur kurang dari 2 tahun.
-         Penyakit ginjal berat
-         Hipersensitivitas terhadap obat


INTERAKSI OBAT
-         Konsentrasi Cetirizine dihydrochloride plasma tidak terpengaruh oleh pemberian bersama Simetidin
-         Tidak terjadi interaksi pada percobaan setelah pemberia Cetirizine dihydrochloride bersamaan.dengan diazepam
-         Jangan diberikan bersamaan dengan alkoholkarena dapat menyebabkan potensiasi Cetirizine dihidryochloride pada keadaanalkohol 0,8%


OVER DOSIS
-         Rasa kantuk dapat timbul pada pemakaian 50 mg secara dosis tunggal.
-         Dapat terjadi agitasi pada anak anak


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu dibawah 300C dalam wadah tertutup dan hindarkan dari cahaya matahari


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
Dus, isi 5 stirp @ 10 kapsul




obat Indexon tablet



INDEXON

Tablet

obat Indexon - merupakan obat glukokortikoid


KOMPOSISI
Tiap tablet mengandung :
Dexamethasone                        05 mg


KHASIAT
Dexamethasone adalah suatu glukokortikoid sintetik yang mempunyai sifat sifat umum kortikosteroid, misalnya khasiat antilargi, antiperadangan.
Dexamethasone mempunyai struktur yang serupa dengan Prednisone dengan sedikit tambahan gugusan-gugusan, yang menyebabkan bertambahnya aktivitas biologic kortikosteroidnya dan penurunan potensi retensi Na yang nyata.


INDIKASI
-         Peradangan
-         Rematoid artritis (encok)
-         Asma bronkial
-         Penyakit serum
-         Dermatitis alergi, rhinitis, konjungtivitis
-         Luputs ertematosus
-         Demam remati akut, leukemia akut, sindrom nefrotik, pemphigus akut.


ATURAN PAKAI
-         Umumnya : 0,5 – 2 mg sehari, dalam dosis terbagi bagi.
-         Untuk reaksi alergi dan asma bronkial : -hari pertama  : 6 mg
-hari kedua       : 4,5 mg
-hari ketiga       : 3 mg
-hari keempat   : 1,5 mg
-         Untuk remtoid artritis (encok) : Sehari 3 mg selama 15 hari
    Hari ke 16 dan 17 : 2,5 mg
    Hari ke 18 dan 19 : 2mg dan seterusnya


KONTRAINDIKASI
-         Tukak lambung
-         Diabetes mellitus
-         Osteoporosis
-         Dekompensasi jantung
-         Glaucoma
-         Keadaan infeksi (harus disertai pemberian antibiotik)
-         Infeksi jamur sistemik, hipersensitif terhadap preaprat ini.


EFEK SAMPING
-         Tukak lambung dengan perdarahan
-         Gangguan cairan dan elektrolit termasuk
-         Muskuloskeletas : -miopati
      -osteoporosis  
-         Reaksi dermatologic : -eritema
-dermatitis
-ekimosis
-Uritkaria
-edema
-         Glaucoma
-         Lain lain :          -penambahan berat badan
-malaise


PERINGATAN DAN PERHATIAN
-         Pemberian dosis besar sebaiknya dilakukan pada waktu lambung berisi dan diatara waktu makan diberi anasida
-         Bila terjadi gejala osteoporosis, pengobatan harus dihentikan
-         Hal ini juga perlu diperhatikan pada wanita dengan mati haid yang sedang mendapat pengobatan kortikosteroid
-         Harus berhati hati pada penghentian pengobatan yang tiba tiba atau pemberian yang terus menerus dengan dosis besar karean dapat menimbulkan insufisiensi adrenal akut.


INTERAKSI OBAT
-         Kortikosteroid dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
-         Diphenhydramine mengurangi efek steroid dari induksi enzyme
-         Golongan barbiturate mengurangi aktivitas kortikosteroid dengan meningkatkan keepatan metabolismenya melalui enzyme microsomal hepatic induction
-         Pemakaian yang lama dari kortikosteroid dengan golongan tetrasiklin dapat menyebabkan infeksi yang resisten terhadap pengobatan Teracycline
-         Golongan salisilat dapat juga menambah efek kortikosteroid denganmenghambat konjugasi metabolismenya.



-         PENYIMPANAN
Simpan dibawah 300C
Terlindung dari cahaya


JENIS OBAT
Obat Keras


KEMASAN
Kotak berisi 10 strip @ 10 tablet