da September 2015 | BorneoS.F

Graxine tablet

GRAXINE tablet



KOMPOSISI
Tiap tablet megnandung :
Bromhexine HCl                                                           5 mg
Gliseril Guaicolat                                                       100 mg


FARMAKOLOGI

Bromhexine HCl bekerja dengan cara mengencerkan sekret sluran pernafasan (mukolitik) degnan jalam mengurangi atau memecah benang – benang mukoprotein dan mukopolisakarida yang terdapat pada spuntum/dahak sehingga lebih mudah dikelurakan.
Gliseril Guaicolat bekerja dengan cara merangsang pengeluaran dahak dari saluran pernafasan (ekspektoran), degnan mekanisme bedasarkan stimulasi mukosa lambung dan selanjutnya secara refleks merangsang sekresi kelenjar saluran nafas lewan N.vagus, sehingga menurunkan viskositas dan mempermudah pengeluaran dahak.


INDIKASI

GRAXINE diindikasikan sebagai mukolitik dan ekspektoran.


KONTRAINDIKASI

Hipersensitif terhadap komponen obat ini.

 

EFEK SAMPING

Efek samping ynag mungkin timbul adalah gangguan pencernaan berupa mual, muntah, rasa penuh id perut, sakitkepala , vertigo, berkeringat banyak, dan ruam kulit. Juga dapat terjadi kenaikkan sermum transaminase.

INTERAKSI OBAT

Pemberian bersama dengan antibiotik (amoksilin, serufksin, doksisiklin) akan meningkatkan konsentrasi antibiotik


PERINGATAN DAN PERHATIAN

Hati hati digunakan pada penderita tukak lambung, pada wanita hamil terutama pada 3 bulan pertama dan wanita menyusui.
Bromhexine dapat meningkatkan serum transaminase


DOSIS

Dewasa dan anak di atas 12 th : 3 x sehari 1 tablet
Atau sesuai petunjuk dokter.


PENYIMPANAN

Simpan di tempta yan sejuk dan kering


KEMASAN

Dus,isi 10 strip @ 10 talbet
No.Reg. DTL 0331108110A1
PT GRAHA FARMA


Hufagripp forte tablet

HUFAGRIPP forte

Acetaminophenum, Ephedrine HCl, Chlorpheniramine Maleat, Glycerilis Guaicolat


KOMPOSISI
Acetaminophenum 500mg,
Ephedrine HCl 5 mg
Chlorpheniramine Maleat 2 mg
Glycerilis Guaicolat 50 mg


CARA KERJA OBAT
Hufagripp forte kaplet bekerja analgetic dan antipiretik juga sebagai nasal dekongestan serta expectorant dan antialergi karena kaplet ini mengandung :
a.       Acetaminophenum
Bekerja mengurangi demam, tidak hanya menghalangi lepasnya endogenous pyrogen dari leucocyt, tetapi menghambat dipusat pengaturan panas dihypothalamus. Efek kerja analgesic tidak jelas, demikian juga mekanisme analgesic dan antipiretik. Struktur formulanya termasuk grup besar para aminophenol yang berkhasiat analgesic dan antipiretik.

b.      Ephedrin HCl
Efek kejanya menstimuler baik α maupun β reseptor dan secara klinis berguna untuk kedua type tersebut. Obat tersebut berkhasiat perifer, melepaskan norefineprin  dan juga bekerja langsung pada reseptor dan sebagai pengganti kerjanya reserpine treated pada binatang dan manusia. Strukur formulanya sebagai derivat metylaminophenylpropan.

c.       Chlorpheniramine maleat
Sebagai antihistamin penghambat reseptor H1, berkompetensi secara reversible pada kedudukan reseptor histamin. Menghambat kerja histamin pada organ sasaran dan menghambat pelepasan histamin dan mediator inflamasi dari ‘mast cells’ dan basofil

d.      Glycerilis Guaicolat
Mempunyai efek kerja  mengurangi kekentalan dari dahak /sputum dan digunakan untuk obat expectorant. Juga mempnyai efek relaksasi obot-otot serabut / shcetal muscle, tetapi pada dosis yang besar. Struktur formulanya sebagai derivat phenoxypropanediol.


INDIKASI
Untuk menurunkan demam dan meringankan gejala gejala batuk, pilek yang menyertai influenza.


KONTRAINDIKASI
Penderita sakit hati dan penderita gangguan fungsi ginjal , penderita hipertensi, gaukoma, diabetes, asma, gangguan jantung, gondok.


EFEK SAMPING
Gangguan  pencernaan makanan terjadi antara lain muntah-muntah , mual, sakit perut, anxietas, termor, pallor, retlessness weakness dizziness juga kadang kadang sakit kepala, haus, jantung berdebar, rasa khawatir tidak dapat tidur. Hal ini terjadi pada dosis terapi dan kemungkinan besar pada dosis berlebihan..


PERINGATAN DAN PERHATIAN

·        Tidak Diberikan pada penderita sakit jantung, coronary thrombosis, hypertensi, hyperthyroidisme, diabetes dan glaucoma.
·        Dapat menimbulkan kantuk, selama minum obat ini tidak boleh mengendarai motor atau menjalankan mesin.
·        Tidak dianjurkan untuk anak anak  dibawah 2 tahun, wanita hamil, wanita menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
·        Harap kedokter bila gejala flu belum sembuh atau terjadi demam dalam 3 hari
·        Pemakaian dosis tinggi dapat menyebakan kerusakan hati
·        Hentikan pengobatan bila skar tidur, jantung berdebar debar atau pusing
·        Memberikan hasil  positif palsu pada test urin 5-HIAA atau VMA
·        Jangan memberikan melampaui dosis yang disarankan.


INTERAKSI OBAT
·        Amomium Chloride mengurangi kerjanya Ephedirn HCl
·        Bethanidin menambah efek toksik dari Bethanidin karena antagonis dengan Epherin HCl
·        Corticosteroid akan berakibat berkurang nya kerja Corticosteroid
·        Guanitidine akan bersifat antagonis terhadap Ephedrin HCl
·        Methyldopa akan mengurangi kerja Epherin HCl dalam obat
·        MAOI menambah daya kerja Ephedrine HCl dalam obat
·        Reserpin menurunkan daya kerja obat
·        Theophyllin menambah efek samping dari Epherin HCl dalam obat ini
·        Etanol menambah efek toxis dari Acetaminophenum dalam obat ini
·        Anticoagulant oral akan mengurangi sifat racun dari Acetaminophenum dalam obat ini
·        Dengan baham makanan mengurangi kerja obat Hufagripp forte kaplet
·        Metoclopramide menambah kerja Acetaminophenum dalam obat ini
·        Propantheline mengurangi penyerapan dari Acetaminophenum sehingga dapat mengurangi kerja Hufagripp Forte Kaplet
·        Dengan Phenytoin dapat menaikkan efek kerja dari phenytoin bila Hufagripp Forte Kaplet diminum bersamaan.


DOSIS

Anak anak        : 3 kali sehari ½ kaplet
Dewasa            : 3 kali sehari 1 kaplet


PENYIMPANAN

Simpan pada suhu kamar (25-300C), tertutup rapat dan diluar pengaruh cahaya


KEMASAN
Dus,isi 10 strip @ 10 kaplet

PT GRATIA HUSADA FARMA

Bronchosal kaplet

BRONCHOSAL kaplet

Salbutamol



KOMPOSISI

Setiap kaplet megnandung salbutamol sulfate setara dengan Salbutamol 4 mg.


FARMAKOLOGI

Salbutamol merupakan suatu senyawa yang selektif merangsang reseptor B2, adrenergik tertama pada otot bronkus. Golognan B2, agonis ini merangsang produksi AMP siklik dengan cara mengektifkan kerja enzim adenil siklase. Efek utama setelah pemberian peroral adalah efek bronkodilatasi yang disebabkan terjadinya relaksasi oto bronkus. Dibandingkan dengan isoprenalin, Salbutamol bekerja lebih lama dan lebih aman karena efek stimulasi terhadap  jantung lebih kecil maka bisa digunakan untuk pengobatan kejang bronkus pada pasien degnan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.


INDIKASI

Kejang bronkus pada semua jenis asma bronkial, bronkitis kronis dan emphysema.


KONTRAINDIKASI

Hipersensitif terhadap salbutamol


EFEK SAMPING

Pada dosis yang dianjurkan tidak ditemukan adanya efek samping yang serius. Pada pemakaian dosis besar dapat menyebabkan tremor halus pada otot skelet (biasanya pada tangan), palpitasi, kejang otot, takikardia, sakit kepala, dan ketegangan. Efek ini terjadi pada semua perangsang adrenoreseptor beta. Vasodilator periferr, gugup, hieraktif, epitaxis (mimisan), susah tidur.


PERINGATAN DAN PERHATIAN

-         Hati hati bila diberikan pada penderita thyrotoxicosis, hipertensi, gangguan kardiovaskuler, hiertiroid dan diabetes melitus.
-         Meskipun tidak terdapat bukti tertogenitas sebaiknya penggunaan Salbutamol selama kehamilan trimester pertama hanya jika benar benar diperlukan.
-         Hati hati penggunaan pada wanita menyusui karena kemungkinan dieksresi melalui air susu.
-         Hati hati penggunaan pada anak kurang dari 2 tahun. Karena keamanannya belum diketahui dengan pasti.
-         Pemberian intravena pada pasien diabetik, perlu dimonitor kadar gula darah.


DOSIS

Kaplet 4 mg :
Dewasa (> 12 tahun)                            : ½ - 1 kaplet 3 – 4 kali sehari.
                                                              Dosis dapat dinaikkan secara berangsur.
                                                              Untuk lansia diberikan dosis awal yang lebih rendah.

Anak anak (6-12) tahun                         : ½ kaplet 3 – 4 x sehari.


INTERAKSI OBAT
-         Efek salbutamol dihambat oleh B2-antagonis
-         Pemberian bersamaan dengan monoamin oksidase dapat menimbulkan hipertensi berat.
-         Salbutamol dan obat obatan beta-bloker non-selektif seperti propranolol, tidak bis diberikan bersamaan.


OVER DOSIS
-         Tanda tanda over dosis adalah tremor dan tachycardia. Pemberian suatu alpha-adrenergic bloker melalui injeksi intravena dan suatu beta-blocking agen peroral pada kasus asmaticus karena resiko konstriksi bronkus
-         Hypokalemia


PENYIMPANAN
Simpan pada suhu kamar (25 – 300C) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.


KEMASAN
Dus, isi 10 strip @ 10 kaplet
No.Reg. DKL9709207704A1
PT IFARS























                                                                                                       

ACTIFED kuning

ACTIFED (kuning)
Triprolidine HCl
Pseudoephedrine HCl


KOMPOSISI
Actifed setiap satu sendok takar 5 mL sirup berwarna kuning mengandung
1,25 mg Triprolidine HCl dan 30 mg Pseudoephedrine HCl

Perhatian untuk pemakaian Pseudoephedrine
- bentuk sediaan untuk dewasa : 30 mg per takaran 3 x sehari.
- bentuk sediaan untuk anak 6 – 12 tahun : 15 mg per takaran 3 x sehari
- bentuk sediaan untuk anak 2 – 6 tahun : 7,5 mg per takaran 3 x sehari.


INDIKASI

Actifed diindikasikan untuk meringankan pilek dan alergi pernafasan hidung.


FARMAKOLOGI / CARA KERJA

Triprolidine HCl membantu meringakan gejala yang penyebabnya secara keseluruhan maupun sebagian tergantung pada pelpasan histamin. Senyawa dari golongan pyrolidine ini bekerja sebagai antagonis kompetitif untuk reseptor histamin H1 dan mampu menekan sister saraf pusat, sehingga menyebabkan ka
untuk.
Pseudoephedrine mempunyai aktivitas simpatomimetik langsung maupun tidak langsung dan merupakan dekongestan saluran nafas bagian atas.


FARMAKOKINETIK

Setelah pemakaian 2,5 mg Triprolidine HCl dan 60 mg Pseudoephdrine HCl pada sukarelawan dewsa sehat, konsenstrasi puncak (Cmax) triprolidine kira kira 5,5 ng/mL – 6,0 ng/mL, kurang lebih setelah 1,5 – 2 jam pemakaian obat. Waktu paruh plasma triprolidine kira kira 3,2 jam. Cmax pseudoephedrine kuranglebih 180 ng/mL dengan Tmax kira kira 1,5 – 2 jam setelah pemakaian obat. Waktu paruh plasma pseudoephedrine secara nyata menurun pada peng’asam’an urine dan meningkat pada pem’basa’an urine.


FARMAKODINAMIK

Efek permulaan setelah pemakaian dosis tunggal 2,5 mg Triprolidine HCl pada orang dewasa kurang lebih 1 sampai 2 jam, tergantung pada kemampan induksi antagonis histamin dan kemerahan pada kulit. Puncahk efek kurang lebih setelah 3 jam, dan saat berikutnya adalah penurunan efek , penghambatan secara nyata dari induksi histamin  kemerahan tetap terjadi setelah 8 jam pemberian.
Pseudoephedrine memberikan efek dekongestan setelah 30 menit selama sedikitnya 4 jam.


DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN

Dewasa dan anak anak di atas 12 tahun :
1 sendok takar (5mL) 3 kali sehari.
Anak anak di bawah 12 tahun :
6 sampai 12 tahun : ½ sendok takar (2,5 mL) 3 x sehari.
2 sampai 6 tahun   : ¼ sendok takar (1,25 mL) 3 x sehari
Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun.


DOSIS PADA ORANG TUA :
Tidak ada penelitian yang spesifik mengenai penggunaan Actifed pada orang tua. Pengalaman telah menunjukkan bahwa dosis pada orang tua adalah sesuai dengan dosis pada orang dewasa normal, meskipun demikian dianjurkan untuk memonitor fungsi hati dan ginjal. Jika terdapat kurasakan yang serius perhatian harus diberikan.


KONTRAINDIKASI

  1. Lihat kotak peringatan
  2. Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini


PERINGATAN DAN PERHATIAN

-         Lihat kotak peringatan
-         Hati hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat , hipertiroid, gangguan jantung dan diabetes melitus.
-         Tidak dianjurkan penggunaan pada anak adi bawah usia 2 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
-         Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau mejalankan mesin
-         Hati hati penggunaan bersamaan dengan obat obat lain yang menekan susunan saraf pusat.


INTERAKSI OBAT

Penggunaan yang bersamaan antara Actifed dengan obat obat simpatomimetik seperti dekongestan, antidepresan yang menggangu katabolisme dari simpatomimetik amin, kadang kadang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah (lihat indikasi, peringatan dan perhatian).
Karena Actifed mengandung pseudoephedrine, Actifed dapat memperlemah sebagian daya kerja hipotensif dari obat yang mengganggu aktivitas simpatetik termasuk bretylium, bethanidine, guanethidine, debrisoquine, methyldopa, dan obat obat penghambat adrenergik beta dan alpha (lihat peringatan dan perhatian). Antibakteri furazolidone diketaui dapat menyebabkan penghambatan monoamin oksidase yang tergantung dari dosisnya. Meskipun tidak ada laporan mengenai trjadinya kreisi hipertensi, sebaiknya furazolidone tidak diberikan bersamaan dengan Actifed.
Meskipun tidak ada data yang objektif, penggunaan Actifed bersamaan dengan alkohol atau obat sedatif lainya yang bekerja pada susunan saraf pusat dihindarkan


EFEK SAMPING

Mengantuk, gangguan pencernaan ,sakit kepala, insomnia, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia, mulut kering, papitasi dan sulit berkemih.


PENYIMPANAN

Actifed simpanan di bawah suhu 30 0C dan terlindung dari cahaya.
Selalu disimpan didalam kardus.


KEMASAN

Dus, botol plastik 60 mL
Dus, botol plastik 120 mL
Reg.No. DTL9932004437A1

KOTAK PERINGATAN

·        Tidak Boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (missal efedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapatkan terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
·        Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
·        Hati hati penggunaan pad apenderita tekanan darah tinggi atau yang  mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (overweight( atau penderita usia lanjut).
·        Bila dalam 3 hari gejala flutidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan
·        Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.


Microlax gel

MICROLAX gel

laxative enema

mengatasi sembelit tanpa melilit
tidak berwarna, tidak lengket tidak berbekas

KOMPOSISI
Tiap tube 5 ml mengandung :
Natrium Luril Sufoasetat                                   0,045 g
Natrium Sitrat                                                   0,450 g
Sorbitol                                                            4,465 g
PEG 400                                                          0,625 g


INIDIKASI

Microlax obat pencahar untuk mengatasi susah buang air besar (sembelit), khususnya diberikan pada penderita yang harus tinggal di tempat tidur; orang dewasa, orang tua, anak – anak dan wanita hamil.


KONTRAINDIKASI

Microlax jangan diberikan pada penerita penyakit wasir akut dan penderita radan usus besar.


EFEK SAMPING

Belum pernah ada laporan adanya efek samping. Penggunan berlebih dapat menyebabkan diare dan kekurangan cairan.


DOSIS

Untuk anak di atas 3 tahun dan dewasa, beri 1 tube dengan memasukkan pipa aplikator seluruhnya pada rectum / anus.


CARA PEMAKAIAN

Pencet tube sedikit supaya sejumlah kecil isinya keluar.
Oleskan pada bagian dari pipa / canulla
Masukkan pipa ke dalam anus, baik pada pasien dewasamaupun anak – anak.
Tekan tube tersebut supaya seluruh isinya habis keluar
Cabut kembali pipa tesebut tanpa melepaskan tekanan pada tube.


CARA KERJA

Microlax bekerja dengan menuruhnkan tegangan permukaan reses dan secara bersamaan menyerap air ke dalam usus besar sehingga feses mejadi lemek. Microlax juga melumasi bagian bawah rectum sehingga feses lebih mudah dikeluarkan.
Microlax bekerja dalam 5 – 15 menit.


PENYIMPANAN

Simpan pada suhu kamar (25 – 300C)


KEMASAN
Tube @5 ml
No Reg DBL 7221628958A1
PHAROS


Promag tablet

PROMAG

Obat sakit maag
Hydrotalcite, Magnesium hidroksida, simeticone


KOMPOSISI

Hydrotalcite                              200 mg
Magnesium Hidroksida 150 mg
Simethicone                                50 mg


INDIKASI

Untuk meringankan gejala – gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam  lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus 12 jari dengan gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung.


DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN

Dewasa            : sehari 3 – 4 kali, 1 – 2 tablet.
Anak anak        : 6 – 12 tahun : sehari 3 – 4 kali, ½ - 1 tablet atau menurut petunjuk dokter.
Diajurkan untuk meminum obat ini segera pada saat timbul gejala dan dilanjutkan 1- 2 jam sebelum atau setelah makan dan sebelum tidur malam. Dapat diminum dengan air atau dikunyah langsung.


EFEK SAMPING

Efek samping yang umum adalah sembelit, diare, mual, muntah dan gejala – gejala tersebut hilang bila pemakaian  dihentikan.


PERINGATAN & PERHATIAN

1.      Pada penderita gangguan fungsi ginjal, pemberian antasida yang mengandung magnesium dapat menimbulkan hipermagnesemia.
2.      Tidak diajurkan untuk digunakan terus menerus lebih dari 2 minggu, kecuali atas petunjuk dokter,karena dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.
3.      Pemberian antasida dapat mengganggu absopsi tetrasiklin, simetidine, dll, sehingga bila diperlukan bersama harus diminum dengan selang waktu 2 jam.
4.      Tidak dianjurkan untuk anak – nak di bawah 6 tahun, karena biasanya kurang jelas penyebabnya
5.      Hati – hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaianlama, karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.


INTERAKSI OBAT

Pemberian bersama – sama dengan simetidine dan tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.


PENYIMPANAN

Simpan di bawah suhu 300C dan hindarkan dari sinar matahari


JENIS OBAT

Obat Bebas


KEMASAN
Strip @ 12 tablet kunyah
Reg. No. DBL 9111601963A1
PT KALBE FARMA


Srongpas Enduro

SRONGPAS ENDURO

Herbal Stamina
pasak bumi & gingseng


KOMPOSISI :
Eurycomae Radix 2000 mg
Elephantopi Folia 400 mg
Retrofracti Fructus 200 mg
Zingiberis Zerumbeti Rhizoma 400 mg
Panax Gingseng Extractum 50 mg
Zingiberis Officinale Rhizoma 200 mg
Cab-O Sil, Potassium Sorbat


KHASIAT dan KEGUNAAN :
Meningkatkan tenaga dan kekuatan pria, mengobati sakit pinggang, pegal linu, letih dan lemah.


CARA PEMAKAIAN :
Minum 2 x sehari 1 kapsul, pagi & malam hari secara teratur. Apabila diperlukan, minum 2 kapsul sekaligus.


KEMASAN :
Strip isi 2 kapsul
POM TR. 082 385 451
PT DELTOMED


Obat Siputih

SIPUTIH

Capsules
Untuk kesehatan oragan kewanitaan


INGREDIENTS
INGREDIENTS
Takaran Saji : 2 kapsul                                     Takaran Per Kemasan
Gallae Extract                                                   165 mg
Curcumae domesticate Rhizoma Extract         110 mg
Elephantopi Folium Extract                             110 mg
Centellae Herba Extract                                   82,5 mg
Piperis betle Folium Extract                             82,5 mg


KHASIAN DAN KEGUNAAN / INDIKASI

Membantu memelihara kesehatan organ kewanitaan


CARA PEMAKAIAN
Minumlah secara teratur 2 kali sehari @ 2 kapsul. Dosis dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan.


PENYIMPANAN

Disimpan ditempat yang sejuk dan kering


KEMASAN
Dus, berisi 12 kapsul @ 550 mg
POM TR. 082 383 431

BOROBUDUR

Obat Alermax kaplet

ALERMAX kaplet

Chlorpheniramine maleate



KOMPOSISI

Setiap tablet mengandung
Chlorpheniramine maleate                                 4 mg


FARMAKOLOGI

Chlorpheniramine maleate merupakan antihistamin H1, bekerja secara antagonis kompetitif terhadap efek antihistamin pada reseptor H1. Konsentrasi puncak plasma terjadi setelah 2-3 jam pemberian oral ekskresi dalam bentuk tidak berubah melalui urin.


INDIKASI
Untuk meringankan gejala alergi seperti pada :
-         Rhinitis
-         Urikaria
-         Hay fever


DOSIS

Anak anak 2 – 6 tahun              : 3 – 4 kali sehari ¼ tablet
Anak anak 6 – 12 tahun                        : 3 – 4 kali sehari ½ tablet
Dewasa                                                : 3 – 4 kali sehari 1 tablet


PERINGATAN DAN PERHATIAN

Penderita yang menggunakan obat ini sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin; tidak dianjurkan penggunaan pada wanita hamil dan menyusui. Dapat menyebabkan kantuk.


EFEK SAMPING

Mulut kering, mengantuk, pandangan kabur.


KONTRAINDIKASI

Hipersensitivitas


INTERAKSI OBAT

-         Meningkatkan efek sedasi bila diberikan bersama alkohol, barbiturat, analgesik opioid, antipsikotik.
-         Meningkatkan efek antimuskarinik bila diberikan bersama antimuskarinik lainya seperti atropin dar beberapa antidepresan.


PENYIMPANAN

Simpan pada suhu kamar (25 – 300C) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.


KEMASAN

DUS, isi 10 blister @ 10 kaplet
Reg.No. DTL0609216404A1
PT IFARS


Obat Mylanta tablet kunyah

MYLANTA

Tabet kunyah
ANTASID – OBAT MAAG

Meredakan gejala sakit maag karena asam lambung berlebih seperti perih dan mual


KOMPOSISI :
Tiap tablet kunyah  mengandung :
Alumunium hidroksi gel kering               200 mg
Magnesium hidroksida                          200 mg
Simeticone                                                        20   mg


CARA KERJA OBAT :
Kombinasi Alumunium hidroksida dan Magnesium hidroksida merupakan antasida yang bekerja menetralkan asam lambung dan menginaktifkan pepsin, sehingga rasa nyeri uu hati akibat iritasi oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Disamping itu efek aksatif dari Magnesium hidroksida akan mengurangi efek konstipasi dari Alumunium hidroksida.


CARA PEMAKAIAN :
Peroral


INDIKASI :
Untuk mengurangi gejala – gejala yang berhubungan dengan  kelebihan asam lambung. Gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala – gejala seperti mua, nyeri lambung dan nyeri ulu hati.


KONTRAINDIKASI :
Jangan diberikan pada penderita gangguan fungsi ginjal yang berat, karena dapat menimbulkan hipermagnesia (kadar magnesium dalam darah meningkat).


DOSIS :
Dewasa : 1 – 2 tablet, 3 - 4  kali sehari.
Anak anak 6 – 12 tahun : ½ - 1 tablet 3 – 4 kali sehari.
Diminum 1 jam sebelum makan, atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur, sebaiknya dikunyah dahulu.


EFEK SAMPING :
Efek samping yang umum adalah sembelit, diare,mual muntah dan gejala – gejala tersebut akan hilang jika obat dihentikan.


PERINGATAN dan PERHATIAN :
Tidak dianjurkan digunakan terus – menerus selama lebih dari 2 minggu, kecuali atas petunjuk dokter. Bila sedang menggunakan obat tukak lambung lain seperti simetidin atau antibiotika tetrasiklin, harap diberikan dengan selang waktu 1 -2 jam. Tidak dianjurkan pemberian pada anak – anak di bawah 6 tahun, kecuali atas petunjuk dokter, karena biasanya kurang jelas penyebab gangguan penyakitnya. Hati – hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaian lama karenadapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.


INTERAKSI OBAT :
Pemberian bersama – sama dengan simetidine atau tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.


CARA PENYIMPANAN :
Simpan di bawah suhu 300C


JENIS OBAT :
Obat Bebas


KEMASAN :
Isi :1 blister @ 10 tablet kunyah.
No. Reg. DBL 0802007363A1
PT BAYER INDONESIA


Obat Rapet Wangi Pil

RAPET WANGI PIL


KOMPOSISI

Kayu Rapet (Parameriae Cortex) perawatan kewanitaan 650 mg
Daun Jati Belanda (Guazumae Folium) mengurangi kelebihan lendir 255 mg
Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae Rhizoma) mengurangi bau badan 85 mg
Biji Klabet (Foenigraeci Semen) sebagai pewangi badan 85 mg
Kapulogo (Amomi Fructus) menyegarkan nafas 85 mgdalam bentuk ekstraknya.
Dan bahan – bahan lain sampai 100 % dalam bentuk ekstrak

Obat Rapet Wangi Pil
Gambar Obat Rapet Wangi Pil

KHASIAT DAN KEGUNAAN

Mencegah dan mengobati keputihan
Mengurangi kelebihan lendir dan menghilangkan gatal – gatal
Mencegah bau badan, keringat serta bau mulut yang kurang sedap


ATURAN PAKAI

Untuk mengobati keputihan dan kelebihan lendir :
Minum secara teratur 1 x sehari 4 pil hingga sembuh.
Untuk mencegah bau badan, keringat dan bau mulut, tiap pagi 4 pil.


PENYIMPANAN

Simpan di tempat kering


PERHATIAN

Wanita hamil jangan minum pil ini


KEMASAN
Dus, berisi 12 pil @ 300 mg
POM TR 032527241

DELTOMED